Berbagai Macam Sistem Organ di dalam Tubuh Manusia Beserta Fungsinya

Organ
Organ merupakan kumpulan dari berbagai jaringan yang bekerja sama menjalankan satu fungsi yang sama. Misalnya, usus, merupakan organ dalam yang tersusun dari berbagai macam jaringan, antara lain jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan saraf. Jaringan-jaringan tersebut bekerja sama dalam rangka menjalankan fungsi usus sebagai alat penyerapan.

Berdasarkan letaknya, organ pada tubuh dibedakan menjadi dua macam, yaitu organ dalam dan organ luar. Salah satu contoh organ luar adalah kulit yang menutupi permukaan luar tubuh kita, yang terdiri atas jaringan pengikat, epitelium, otot, saraf, dan jaringan pembuluh darah. Seluruh jaringan yang terdapat pada kulit bersama-sama berfungsi untuk melindungi tubuh dari kekeringan, perubahan suhu, cahaya matahari, zat kimia, infeksi, tekanan mekanik, sebagai tempat pengeluaran keringat dan penimbunan lemak, serta sebagai indra peraba. Sedangkan contoh organ dalam yaitu usus. Usus merupakan salah satu organ penyusun sistem pencernaan yang tersusun atas berbagai jaringan, misalnya jaringan epitelium, jaringan pengikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.

Sistem Organ
Di dalam tubuh kita berlangsung proses-proses metabolisme, baik katabolisme maupun anabolisme. Proses-proses tersebut berlangsung terkoordinir dan dilakukan oleh serangkaian organ-organ tubuh. Organ-organ menempati posisi tertentu dalam tubuh kita dan disesuaikan dengan fungsinya.

Sistem organ merupakan kumpulan dari berbagai organ yang bekerja sama untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Salah satu contoh sistem organ adalah sistem peredaran darah yang tersusun oleh organ jantung, jaringan darah, dan pembuluh darah. Sistem organ selanjutnya akan membentuk individu. Ada beberapa sistem organ dalam tubuh manusia antara lain, sistem organ pencernaan, respirasi, reproduksi, sirkulasi, gerak, ekskresi, saraf, peredaran darah, dan lain-lain.

Setiap organ mempunyai peran penting dalam suatu sistem organ. Oleh karena itu, kerusakan pada salah satu organ dari suatu sistem organ akan mengganggu fungsi dari sistem organ sehingga menimbulkan gangguan pada tubuh. Hal ini karena setiap sistem organ mempunyai peran penting bagi tubuh dalam menyelenggarakan proses kehidupan.

Beberapa Fungsi Sistem Organ Dan Organ-Organ Penyusunnya:
1. Sistem pencernaan
Organ : Mulut, faring, eksofagus, lambung, usus, hati, kantong empedu, dan pankreas.
Fungsi : Mencerna makanan, mengabsorbsi molekul-molekul makanan yang sudah disederhanakan.

2. Sistem pernapasan
Organ: Hidung, faring, laring, trakea, brokus, paru-paru.
Fungsi: Pertukaran gas (oksigen dan karbon dioksida).
  

3. Sistem gerak
Organ : ­Tulang, otot
Fungsi : Menyokong dan melindungi organ dalam, menggerakkan bagian tubuh dan untuk berpindah, tempat melekatnya otot, menentukan postur tubuh, menyimpan glikogen

4. Sistem transportasi
Organ : Jantung, arteri, vena, kapiler, pembuluh limfatik, kelenjar limfa.
Fungsi : Mengangkut oksigen dan sari makanan ke seluruh sel-sel tubuh dan mengangkut zat hasil metabolisme yang tidak berguna keluar dari sel-sel tubuh,

5. Sistem ekskresi
Organ : Paru-paru, ginjal, kulit dan hati
Fungsi : Mengeluarkan sisa metabolisme dari dalam tubuh dan menjaga keseimbangan sel dengan lingkungannya.

6. Sistem saraf
Organ : Otak, serabut saraf, simpul saraf, medula spinalis, medula oblongata.
Fungsi : Menerima dan merespon rangsang dari lingkungannya

7. Sistem reproduksi
Organ :Testis, ovarium
Fungsi : Reproduksi (perkembangbiakan)
Previous
Next Post »