Bagaimana Cara Kerja AC(Air conditioner)?

 Pengertian Air Conditioner

Air conditioner (AC) atau Pengkondisi udara merupakan alat yang digunakan untuk mengkontrol suhu udara dan kelembaban suatu tempat. AC dapat digunakan untuk menaikkan atau  menurunkan suhu tergantung kondisi yang dikehendaki. Meskipun demikian AC juga memiliki batas suhu minimal dan maksimalnya sehingga kita tidak bisa mengaturnya hingga suhu yang ekstrim. Selain itu, kita harus tetap bijak dalam menggunakan AC agar tidak terjadi pemborosan energi.
Bagaimana Cara Kerja AC
Contoh Air conditioner(sumber:google image)

Air Conditioner (AC) merupakan alat yang dikembangan dari teknologi mesin pendingin. Tujuan penggunaan AC adalah untuk memberikan udara yang sejuk dan kenyamanan bagi tubuh. Lingkungan udara yang nyaman dapat membuat kita bekerja lebih optimal. Apakah kalian belajar di ruang kelas yang panas dan pengap? Bagaimana yang kalian rasakan, susah untuk konsentrasi bukan? 

Komponen Air Conditioner

Berikut ini adalah komponen-komponen utama sebuah AC:
1. Refrigeran
Refrigeran atau bahan pendingin pada AC digunakan untuk mengambil panas dari evaporator dan membuangnya di kondensor. Dalam siklusnya, refrigeran mengalami perubahan wujud dari cair menjadi gas dan kembali lagi.
2. Thermostat
Fungsi Thermostat adalah untuk mendeteksi temperatur ruangan. Alat pendeteksi yang digunakan biasanya berupa bimetal yang sensitif terhadap perubahan temperatur ruangan.
3. Evaporator
Fungsi dari evaporator adalah untuk menyerap panas dari udara. Evaporator ditempatkan di dalam ruangan yang akan didinginkan. Evaporator terletak pada sisi tekanan rendah, yaitu diantara alat pengatur bahan pendingin dan kompresor.
4. Kompresor
Kompresor adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengisap uap refrigeran dari evaporator dan menekannya (mengkompres) sehingga suhu dan tekanan uap tersebut menjadi lebih tinggi.  Kompresor juga berfungsi mengalirkan refrigeran ke seluruh sistem pendingin.
5. Kondensor (pengembun)
Fungsi Kondensor adalah untuk mendinginkan refrigeran atau bahan pendingin sehingga wujud bahan pendingin akan berubah dari gas menjadi cair. Kondensor diletakkan antara kompresor dan alat pengatur bahan pendingin, yaitu pada sisi tekanan tinggi dari sistem. Kondensor ditempatkan di luar ruangan agar dapat membuang panasnya ke luar ruangan.  Konstruksi pipa-pipa kondensor diberi sirip-sirip agar proses perpindahan kalornya lebih cepat.
6.Katup Ekspansi
katup Ekspansi digunakan untuk mengatur jumlah cairan refrigeran yang masuk ke dalam evaporator. Alat ini terletak diantara evaporator dan kondensor.
7. Kipas
Fungsi kipas pada AC digunakan untuk mengalirkan udara dalam sistem. Kipas yang sering digunakan dalam sistem AC yaitu kipas sentrifugal (blower) dan kipas propelar. Kipas sentrifugal atau blower diletakkan di dalam ruangan. Fungsi blower adalah meniup udara dingin di dalam ruangan. Sedangkan kipas propelar diletakkan di luar ruangan tugasnya membuang udara panas pada sisi belakang atau aplikasi kondensor.
8. Motor Listrik
Motor listrik pada AC digunakan sebagai penggerak kompresor, pompa dan kipas. Pengubahan energi listrik menjadi energi mekanik dilakukan dengan memanfaatkan sifat-sifat gaya magnetik.

Cara Kerja Air Conditioner

Prinsip kerja AC memanfaatkan sifat perpindahan panas. Air Conditioner(AC) menghasilkan dingin dengan cara menyerap udara panas sekitar ruangan. AC dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian dalam dan luar. Pada bagian dalam terjadi penyerapan panas dari udara dalam ruangan. Sedang pada bagian luar terjadi pelepasan panas ke lingkungan.
     Cara kerja Air Conditioner adalah sebagai berikut. Udara di dalam ruangan dihisap kemudian hembuskan melalui sebuah evaporator. Pada proses tersebut terjadi perpindahan panas, kalor dari udara akan diserap oleh refrigeran evaporator sehingga udara yang dikeluarkan AC menjadi lebih sejuk. Sedangkan refrigeran mengalir menuju kompresor. Di dalam kompresor, tekanan dan suhu refrigeran dinaikkan dengan cara dimampatkan. Kemudian refrigeran atau bahan pendingin tersebut dialirkan ke kondensor. Pada kondensor ini terjadi pelepasan panas ke lingkungan luar, umumnya proses pendinginan dibantu dengan sebuah kipas. Apakah kalian pernah berada di dekat mesin AC bagian luar? Apa kalian merasa panas? Hal tersebut terjadi karena mesin tersebut berfungsi membuang panas ke luar ruangan. Pelepasan kalor ke lingkungan membuat refrigeran berubah kembali wujudnya kedalam bentuk cair atau terjadi pengembunan.

Bagaimana Cara Kerja AC
Skema cara kerja AC(Sumber: google image)

Selanjutnya refrigeran mengalir ke katup ekspansi. Refrigeran yang masuk ke dalam evaporator harus memiliki suhu dan tekanan rendah sedangkan refrigeran yang keluar dari kondensor mempunyai suhu dan bertekanan tinggi.  Dengan adanya katub ekspansi maka refrigeran yang mengalir menuju evaporator mempunyai tekanan dan suhu yang rendah. Refrigeran yang telah berada dalam evaporator berfungsi menyerap panas dari udara dalam ruangan. Demikian proses-proses yang terjadi dalam sebuah AC atau pengkondisi ruangan. Ada beberapa macam AC yang ada, akan tetapi kurang lebih prinsipnya sama.

Jangan lupa untuk like, comment, and share ya jika bermanfaat!
Previous
Next Post »